Best Staff Himakom



1. Seftia

Seftia Kuspita, atau yang biasa disapa Sefti, merupakan pengurus Kabinet Angkasa pertama yang mendapat penghargaan best staff pada Himakom periode 2019/2020. Sefti merupakan anggota dari Bidang Advokasi yang memiliki kinerja baik selama bulan Februari. Mahasiswa yang lahir pada 24 September ini mengaku sangat bersyukur ketika dirinya mendapat penghargaan best staff. “Aku merasa bahagia bisa banggain Advokasi, tapi ada rasa nggak percaya diri kok aku bisa jadi best staff, karena banyak banget teman-teman yang lebih totalitas di Himakom,” jelasnya.

Sikapnya yang sangat aktif dalam program kerja Himakom dan bertanggung jawab penuh terhadap masalah internal keadvokasian Ilmu Komunikasi menjadi alasan yang kuat dirinya berhak mendapat penghargaan ini. Sefti mengatakan, dengan dirinya mendapatkan best staff, diharapkan nantinya dapat memberikan motivasi bagi teman-temannya untuk jadi lebih baik lagi. Baginya, sebuah penghargaan semua bisa didapat, tergantung mau belajar atau tidaknya. Bagi Seftia, Himakom sudah dianggap menjadi rumahnya sendiri. “Himakom tuh udah kayak rumah sendiri, terus orang-orangnya udah aku anggap keluarga, teman, sahabat, intinya aku nyaman di Himakom,” jelas mahasiswi kelahiran Pagaralam ini. (Anisa Rifa A)

 

2. Ayu

Pengurus selanjutnya yang mendapat penghargaan best staff adalah Ayu. Perempuan bernama lengkap Maharani Ayu Sekar Sari merupakan anggota Bidang Minat dan Bakat yang lahir pada September 2000. Ayu mengaku tidak menyangka bahwa dirinya mendapatkan penghargaan best staff. “Speechless, sih, nggak nyangka aja bisa jadi best staff kemarin,” ujarnya.

Ayu berhasil mendapat penghargaan best staff karena dinilai maksimal dalam menyelesaikan tugas-tugas Bidang Minat dan Bakat, yaitu menjalankan program kerja Satu Komunikasi sesuai kondisi yang ada pada saat ini. Ayu bersama teman-temannya harus memutar ide, yang mana Satu Komunikasi biasanya dilaksanakan secara offline, kini harus berganti secara online. Ayu juga mengungkapkan perasaannya selama menjadi bagian dari Himakom, “himakom itu bisa dibilang kayak keluarga, karena pengurus di sana orang-orangnya sangat welcome dan bisa dibilang tempat belajar. Himakom merupakan tempat semuanya untuk berproses, apalagi berprosesnya bareng-bareng, jadinya bisa mengeksplor lebih banyak bareng teman-teman pengurus di Himakom. (Anisa Rifa A)

 

3. Juna

Muhammad Farhan Harjuna menjadi pengurus ketiga yang mendapat penghargaan best staff. Juna, sapaan kesehariannya, merupakan anggota Bidang Eksternal dan Internal yang menjadi best staff pada bulan April. Mahasiswa yang terbilang cuek ini lahir di Sleman, 29 Maret 2001. Sama halnya dengan Ayu, Juna juga tidak menyangka dirinya terpilih menjadi best staff. “Aku senang karena nggak nyangka aja bisa jadi best staff, setidaknya perjuangan kita semua masih diapresiasi walaupun masih ada banyak kekurangan,” jelasnya.

Dibalik sikapnya yang terbilang cuek, Juna memiliki keinginan belajar yang tinggi. Juna memang layak menjadi best staff karena berkontribusi aktif dalam program Himakom dan menjadi ketua program kerja Komunikasi Berbagi secara progresif dan bertanggung jawab. Hal ini tentu bukan tugas yang ringan bagi Juna, mengingat saat itu ia harus mengganti konsep program kerja ini dikarenakan kondisi pandemi. Juna mengaku nyaman dan bisa mencoba hal baru selama menjadi bagian dari Himakom. “Bagiku, Himakom itu kayak tempat belajar, karena semenjak aku ikut Himakom, aku jadi lebih ngerti cara berorganisasi yang baik dan benar, pungkasnya. (Anisa Rifa A)

 

4. Rani

Pada bulan Juli, kini giliran Rani yang mendapat penghargaan best staff of the month. Bernama lengkap Maharani Salina Anggia, ia merupakan staff Bidang Penelitian dan Pengembangan. Rani tidak menyangka bahwa dirinya akan menjadi best staff pada bulan Juli. “Sebenarnya pernah nyangka bakal jadi best staff, tapi bukan di bulan Juli. Aku nggak punya target untuk jadi best staff. Aku fokus aja sama tanggung jawab yang diberikan ke aku,” ujarnya saat diwawancarai via daring.

Selama setengah periode di Himakom, Rani memang terlihat semangat dan selalu menyelesaikan setiap tugas dengan maksimal. Ia mengatakan, dirinya menjadi belajar lebih disiplin dan paham mengenai advokasi. “Yang paling berasa itu memahami orang-orang Komunikasi, karena karakternya berbeda-beda,” imbuhnya. Tidak hanya itu, bagi Rani, Himakom bukan saja menjadi tempatnya belajar, melainkan sebagai keluarga sang sangat terasa kebersamaannya. (Rahmanningrum N M)

 

5. Fajar

Pengurus selanjutnya yang mendapatkan penghargaan best staff adalah Muhammad Fajar Gifary. Fajar merupakan staff bidang Komunikasi dan Informasi yang dinilai memiliki kinerja baik selama bulan Agustus. Semangat belajarnya yang tinggi di tahun pertama menjadi pengurus Himakom, membuat dirinya layak mendapatkan penghargaan best staff. “Aku dapat insight baru di Himakom tentang berorganisasi. Aku juga belajar cara menangani suatu masalah, dan mengembangkan soft skillsku juga,” jelas Fajar.

Saat mengetahui bahwa dirinya menjadi best staff, Fajar mengaku kaget dan tidak percaya. Mahasiswa yang juga tergabung dalam band Flowfist ini mengaku tidak pernah menargetkan dirinya harus menjadi best staff. “Aku cuma do my best aja di Himakom, karena bagiku Himakom adalah keluargaku,” ungkapnya. (Rahmanningrum N M)