Advo Aksi



Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, advokasi berarti pembelaan. Advokasi berasal dari bahasa Inggris, to advocate yang berarti membela (to defend). Bisa juga berarti menyokong, memajukan, menganjurkan, dan mengemukakan (to promote), atau bisa juga berarti melakukan perubahan (to change). Advokasi berarti suatu cara yang cermat, terencana, dan terorganisir untuk melakukan pembelaan ataupun mendorong suatu perubahan. Jadi, tujuan advokasi adalah perubahan yang luas terkait kebijakan sehingga masyarakat banyak dapat merasakan manfaatnya.

Kebanyakan mahasiswa, bila mendengar kata advokasi seringnya akan berpikir ke arah Tindakan revolusi. Namun, bagi seorang aktivis kampus, advokasi adalah proses memengaruhi dan mengubah sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh birokrat tanpa pertimbangan keadilan atas hak manusia lainnya.

Advokasi yang sesungguhnya memuat nilai kepedulian kepada sesama. Seorang aktivis advokasi hendaknya memegang sebuah idealisme bahwa sebaik-baiknya advokasi adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Seorang aktivis advokasi harusnya tau bagaimana menyikapi sebuah kasus, apakah hanya mengarahkan, mendampingi saja, atau sampai turun tangan langsung. Karena seringkali, lebih dari satu kasus dating dalam waktu bersamaan dan tentu saja dengan keterbatasan sumber daya manusia, tidak bisa semua kasus dapat diselesaikan. Oleh karena itu, seorang aktivis harus mengambil prioritas berdasarkan besarnya dan pentingnya kasus serta kemampuan diplomasi si korban. Poin terakhir sangat penting diperhatikan karena adakalanya dalam sebuah kasus, seorang aktivis harus lebih mementingkan korban yang kurang cakap daripada korban yang memiliki kemampuan berdimpolasi cukup mumpuni, namun dengan beberapa pertimbangan-pertimbangan tentunya. (Bidang Advokasi)