MODAR Minba On Daring



Situasi pandemi telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat di tahun 2020. Perubahan berdampak pada berbagai lini kehidupan, termasuk juga kegiatan kemahasiswaan yang ada di Jurusan Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta. Perubahan yang terjadi salah satunya adalah kegiatan kemahasiswaan yang dijalankan oleh Himakom, terutama yang dikonsep oleh Bidang Minat dan Bakat. Kegiatan yang semula direncanakan dalam bentuk luring pun harus diubah menjadi daring.

Setelah berjalan setengah periode Kabinet Angksa, Bidang Minat dan Bakat pun harus mengubah semua konsep yang sudah dibuat, mulai dari kegiata perlombaan Satu Komunikasi (Satkom), kegiatan tahunan Bakmi Djowo, dan perlombaan Reaksi. Alhasil, progam kerja yang sudah disusun secara matang harus segera diubah teknis pelaksanaannya. Dalam kegiatan Satkom misalnya, kegiatan yang awalnya direncanakan diadakan satu bulan sekali, harus diubah menjadi 2 bulan sekali. Cabang lombanya pun berubah, yang mulanya luring dan berkelompok, seperti futsal, basket, dan badminton menjadi perlombaan daring, seperti lomba cover lagu dan e-sport.

Selain itu, pada kegiatan Bakmi Djowo yang dikoordinir oleh angkatan 2019 juga harus mengganti konsep. Kegiatan yang sebelumnya direncanakan berupa konser musik diubah menjadi bakti sosial. Tidak jauh beda dengan Bakmi Djowo, perlombaan Reaksi yang dikoordinir oleh angkatan 2018 dan 2019 yang sudah terkonsep dengan lomba luring, pelaksanaannya diubah menjadi daring.

Akan tetapi, konsep awal yang dijadikan daring juga mengalami beberapa kendala. Beberapa kendala tersebut, seperti adanya miskomunikasi antarpanitia dengan pihak Himakom. Hal ini dikarenakan beberapa kegiatan yang dibuat oleh Bidang Minat dan Bakat memiliki kepanitiaan yang berbeda-beda. Meskipun demikian, dibalik semua kendala yang dirasakan oleh beberapa pihak, ada pula manfaat yang bisa diambil dengan adanya perubahan kegiatan luring menjadi daring. Seperti contohnya, perlombaan Satkom dapat menjadikan mahasiswa Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta menjadi lebih produktif saat di rumah. (Bidang Minat dan Bakat)